Satu Jemaah Masih Dirawat di Jeddah, Tiga Jemaah Haji Kaur Disambut Haru Keluarga
BINTUHAN, Kominfo– Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai penyambutan jemaah haji asal Kabupaten Kaur yang kembali dari Tanah Suci. Para tamu Allah tersebut tiba di Bumi Se'ase Seijean dan disambut oleh keluarga serta pemerintah daerah di Gedung Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kaur, Selasa (9/6/2026).
Penyambutan jemaah haji dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kaur, Repian Sohedi, SKM yang mewakili Bupati Kaur bersama Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kaur, Dr. Bujang Ruslan, M.Pd, didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kaur, Renra Agung, SSTP, MPSSp
Suasana haru dan pelukan hangat tak terbendung saat para jemaah bertemu kembali dengan keluarga setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Momen tersebut menjadi puncak penantian keluarga yang selama beberapa pekan menunggu kepulangan keluaraga mereka.
Dalam laporannya, Bujang Ruslan menyampaikan bahwa dari empat jemaah haji asal Kabupaten Kaur yang berangkat ke Tanah Suci tahun 2026, tiga orang telah kembali ke daerah dan diserahkan kepada keluarga masing-masing. Sementara satu jemaah lainnya masih berada di Arab Saudi karena menjalani perawatan medis.
"Untuk jemaah haji asal Kabupaten Kaur saat ini sudah tiba di Kabupaten Kaur. Dari empat jemaah yang berangkat, satu jemaah atas nama Kasmid Kasan saat ini masih menjalani perawatan di RSAS Ibnu Sina Jeddah karena sakit" ujar Bujang Ruslan.
Bujang memastikan pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Kaur akan terus berkoordinasi dengan petugas haji dan pihak terkait di Arab Saudi untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan jemaah tersebut. Ia juga memastikan keluarga akan terus mendapatkan informasi terbaru hingga jemaah tersebut kembali ke tanah air.
"Kami bersama Pemerintah Kabupaten Kaur akan terus memantau perkembangan kondisi beliau. Kami juga akan memastikan keluarga mendapatkan informasi dan kabar terbaru sampai yang bersangkutan sembuh dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga," katanya.
Selain itu, Bujang berpesan kepada para jemaah haji yang telah kembali agar mampu menjadi suri teladan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, pengalaman spiritual selama menunaikan ibadah haji harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari dan membawa manfaat bagi masyarakat.
"Kami berharap para jemaah yang telah kembali dapat menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat. Apa yang diperoleh selama melaksanakan rukun Islam kelima hendaknya dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, minimal di lingkungan keluarga terlebih dahulu," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Bujang Ruslan juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Ia secara khusus mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kaur yang telah memberikan dukungan penuh serta memfasilitasi kebutuhan jemaah sejak proses pemberangkatan hingga penjemputan dan penyambutan kepulangan mereka.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, terutama Pemerintah Kabupaten Kaur yang telah memfasilitasi jemaah mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan ke daerah" ungkapnya.
Sementara itu, mewakili Bupati Kaur, Repian Sohedi menyampaikan permohonan maaf karena Bupati tidak dapat hadir secara langsung dalam penyambutan jemaah haji lantaran sedang melaksanakan agenda kedinasan yang telah terjadwal.
"Atas nama Bupati Kaur, kami menyampaikan permohonan maaf karena beliau tidak dapat hadir secara langsung menyambut para tamu Allah. Saat ini beliau sedang menjalankan tugas kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan" kata Repian.
Meski demikian, lanjut Repian, Bupati Kaur menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah kembali ke Kabupaten Kaur dengan selamat serta berharap seluruhnya memperoleh predikat haji mabrur.
Repian juga meminta Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kaur untuk terus memantau perkembangan kondisi jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi.
"Kami berharap koordinasi terus dilakukan sehingga keluarga dapat memperoleh informasi terkini mengenai kondisi jemaah yang masih berada di Tanah Suci. Pemerintah daerah juga mendoakan agar beliau segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga di Kabupaten Kaur" ujarnya.
Asisten Iberharap seluruh jemaah dapat menjaga kemabruran hajinya dan menjadi teladan di tengah masyarakat, sementara satu jemaah yang masih dirawat di Jeddah segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali ke tanah air.
Penyambutan berlangsung penuh kehangatan hingga seluruh jemaah yang telah tiba diserahkan kepada keluarga masing-masing. (top)
7.jpg)



1.png)

Facebook Comments