Bank Indonesia Berikan Penyuluhan Literasi Keuangan kepada Peserta Jamda Bengkulu VII

Keterangan Gambar : edukasi literasi keuanganKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu disambut peserta Jamda Bengkulu VII


Bintuhan, Kominfo- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu memberikan penyuluhan dan edukasi literasi keuangan kepada peserta Jambore Daerah (Jamda) Bengkulu VII sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap pengelolaan keuangan yang sehat dan bertanggung jawab.

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di Bumi Perkemahan Pitaran, Desa Pengubaian, kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur, dan diikuti dengan antusias oleh para peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu. Materi disampaikan secara interaktif, mencakup pengelolaan keuangan pribadi, pentingnya menabung sejak dini, pengenalan sistem pembayaran non-tunai, serta kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan keuangan digital.

Dalam penyuluhan tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, kebanggaan dalam menggunakan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah, serta pemahaman dalam merawat dan menggunakan uang Rupiah dengan benar. Selain itu, peserta mendapatkan edukasi mengenai cara merawat uang Rupiah agar tetap layak edar melalui prinsip 5J, yaitu Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan dibasahi, dan Jangan distapler.

Menurut Ekonom Junior Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Andi B. Sultan, Bank Indonesia turut ambil bagian dalam pelaksanaan Jamda Bengkulu VII sebagai bentuk dukungan dalam memberikan edukasi kepada generasi muda. Edukasi tersebut meliputi pemahaman mengenai pengendalian inflasi, gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, serta pengenalan digitalisasi sistem pembayaran.

“Melalui kegiatan Jamda ini, Bank Indonesia ingin memberikan pemahaman sejak dini kepada adik-adik Pramuka tentang pentingnya menjaga stabilitas harga melalui pengendalian inflasi, mencintai dan bangga menggunakan Rupiah, serta memahami perkembangan digitalisasi pembayaran yang semakin berkembang di masyaraka” ujar Andi B. Sultan.

Andi B. Sultan menyampaikan bahwa edukasi yang diberikan Bank Indonesia bersifat inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Edukasi tersebut tidak hanya ditujukan bagi kalangan pelajar, tetapi juga menjangkau masyarakat umum sebagai upaya membangun pemahaman ekonomi yang merata.

“Edukasi Bank Indonesia ini kami rancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum, agar pemahaman tentang inflasi, penggunaan Rupiah, dan sistem pembayaran digital dapat dipahami secara luas” ujar Andi B. Sultan.

Andi B. Sultan dalam kesempatan tersebut menyampaikan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan Jambore Daerah (Jamda) Bengkulu VII. Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam mendorong pembinaan generasi muda melalui edukasi literasi keuangan, penguatan karakter, serta peningkatan pemahaman ekonomi sejak dini di kalangan Pramuka..

“Melalui edukasi ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada adik-adik Pramuka agar mampu mengelola keuangan secara bijak, mencintai dan bangga menggunakan Rupiah, serta memahami cara merawat uang Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara” ujar Andi

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka 0706 Kaur Abdul Hamid, S.PdI menyambut baik pelaksanaan penyuluhan literasi keuangan tersebut dan menilai kegiatan ini sangat relevan dengan pembinaan karakter Pramuka.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peserta Jamda. Literasi keuangan menjadi bagian dari kecakapan hidup yang harus dimiliki generasi muda, sejalan dengan nilai-nilai kepramukaan tentang kemandirian dan tanggung jawab” ungkap Ketua Kwarcab.

Ketua Kwarcab berharap, pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disebarluaskan kepada lingkungan sekitar, sehingga manfaat edukasi literasi keuangan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.