Pastikan Perbaikan PLTMH 3,5 MW  Berjalan Lancar, Wabup Abdul Hamid Inspeksi PT Sahung Brantas

Keterangan Gambar : Cek lapangan! Wakil Bupati pastikan perbaikan PLTMH berjalan lancar


Kominfo-  Pemerintah Kabupaten Kaur terus memantau proses perbaikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) 3,5 MW Padang Guci II Milik PT. Sahung Brantas Energy yang mengalami kerusakan akibat Force Majeure bencana longsor pada April 2024 lalu. Longsor tersebut menghantam area pipa pesat (penstock) dan saluran air (headrace) sehingga mengganggu operasional pembangkit yang selama ini menjadi pendukung sumber energi bagi masyarakat Kabupaten Kaur

Untuk memastikan progres perbaikan berjalan sesuai rencana, Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.PdI melakukan kunjungan lapangan ke lokasi PLTMH Padang Guci II, Selasa (14/10/2025) di Desa Bungin Tambun III Kecamatan Padang Guci Hulu. Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Syahlejon, M.Pd, Kepala Dinas Perkim Ismawar Hasdar, ST, M.Si, Camat Padang Guci Hulu, Tokoh Masyarakat dan pihak pelaksana proyek perbaikan.

Dalam tinjauannya, Wakil Bupati Kaur menegaskan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen untuk mendukung percepatan  proses perbaikan agar PLTMH 3,5 MW Padang Guci 2 dapat kembali beroperasi dan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di Kabupaten Kaur, mengingat sejak terjadi longsor 2024 lalu pembangkit listrik ini  berhenti beroprasi, sedangkan PLTMH 3x2 MW yang juga dikelola PT Sahung Brantas Energy hanya mampu menghasilkan listrik 4,4 MW

“PLTMH ini sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Daerah akan terus memantau agar perbaikan berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, mengingat pasca longsor di 2024 sudah tidak beroperasi  sehingga pasokan listrik di Kabupaten Kaur terganggu” ujar Wakil Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Wabub meminta kepada vendor pelaksana perbaikan untuk segera menuntaskan proses perbaikan sesuai yang ditargetkan selesai pada Januari 2026 mendatang, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro 3,5 MW ini bisa kembali beroperasi untuk mensuplai kebutuhan listrik masyarakat Kabupaten Kaur

“Untuk PLTMH 3x2 MW Padang Guci I saat ini hanya mampu mensuplai kebutuhan listrik 4,4 MW, tidak bisa menghasilkan listrik dengan maksimal akibat turunnya debit air dan tergangu pasokan air akibat endapan sedimen lumpur akibat longsong di PLTMH 2,  ini juga menjadi alasan kita untuk mendorong proses berbaikan agar berjalan sesuai yang direncanakan” tandas Wabup

Wabup berharap perbaikan PLTMH Padang Guci 2 bisa optimal, dan dari kedua pembangkit listrik terbarukan ini bisang menghasilkan sumber energi sebesar 13 MW dari sungai Padang Guci

“Kita juga meminta masyarakat untuk bersabar, Oktober bebas mati lampu terus kami genjot, penyelesaian tower SUTT di Kabupaten Bengkulu Selatan juga kita harapkan bisa tuntas tepat waktu, dan Januari 2026 ada tambahan daya dari PLTHM” Pungkasnya

Ditempat yang sama, Koordinator PT. Sahung Brantas Energy Sudarsono menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur melalui Wakil Bupati yang telah memberikan dukungan dan dorongan untuk penuntasan perbaikan PLTMH Padang Guci 2 tersebut,

“Semoga suport dari Pemerintah Daerah ini bisa mendapatkan atensi dari jajaran Managemen kami yang ada di pusat, sehingga proses perbaikan bisa dipercepat sehingga PLTMH Padang Guci II ini bisa kembali beroperasi mensuplai kebutuhan listrik di Kabupaten Kaur” Jelasnya

Disinggung terkait keddala proses perbaikan maupun proses suplai listik yang masih beroperasi, Sudarsono mengaku untuk perbaikan kerusakan longsor hanya terkendala hal yang sifatnya teknis salah satunya struktur tanah yang labil, sedangkan untuk supali listrik PLTMH I yang menjadi kendala adalah rentang jarak dari Pembangkit Listrik ke gardu PLN tanjung kemuning sepanjang 24 Km sebagian besar adalah tanam tumbuh disekitar jaringan, sehingga mengakibatkan gangguan

“Perbaikan mencakup pembersihan jalur air yang tertimbun material longsor, penggantian pipa penyalur, serta perbaikan rumah turbin. Ditargetkan selesai dan kembali beroperasi pada Januari 2026, untuk tanam tumbuh, kita per 2 minggu selalu melakukan pembersihan jaringan, supaya suplai listrik ke kgardui PLN tanjung kemuning tidak mengalami gangguan” jelasnya. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.