BISA Fest, Angkat Potensi Musik Qasidah
Kominfo- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI Bersama Komisi X DPR RI bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kaur menggelar BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Aman) Fest “Festival Musik Qasidah”, Selasa (16/5/2023) di Gedung Serbaguna Padang Kempas
Anggota Komisi X DPR RI Dapil Bengkulu drh. Hj. Dewi Coryati, M.Si Mengatakan kegiatan BISA Fest inni terselenggara berkat kolaborasi antara Kemenparekraf RI/Baparekraf RI melalui Direktorat Event Nasional dan Internasional Deputi Bidang Produk Wisata dan penyeneggaraan Kegiatan (event) bersama DPR RI yang bertujuan untuk memberdayakan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai bentuk adaptasi pandemi
“Harapanya kegiatan ini dapat terus meghidupkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dan merupakan yang pertama kalinya seni pertunjukan musik ber genre qasidah” Ujar Dewi Coryati
Dewi Coryati mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan BISA Fest yang menadakan bahwa bisa bersama berkolaborasi memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus melestarikan kesenian budaya dan religi yang dimilki oleh Indonesia terkhusus Kabupaten Kaur dengan mempertunjukkan musik qasidah kepada masyarakat
“Musik qasidah memiliki poetnsi ekonomi kreatif dan dapat menjadi bagiann yang penting dalam bidang pariwisata karena memiliki keunikan, keunikan ini diharapkan bisa menarik wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Kaur dan ini bisa menjadi satu bagian pengembangan budaya meskipun musik ini berasal dari timur tengah tetapi telah banyak berubah dan menyesuaijan dengan budaya Indonesia dan menjadi budaya tradisional” Terang Dewi Coryati
Dewi Coryati, M.Si juga mengatakan BISA Fest yang diselenggarakan di kabupaten kaur sengaja menampilkan Festival Musik Qasidah, menurutnya pengambilan tema musik ini karena merupakan kebudayaan yang bisa dinikmati oleh seluruh kalangan dan bisa sampai ke pelosok
“Kita berharap dengan mengoptimalkan qasidah ini akan berdampak terhadap Pariwisata, berbicara pariwisata tentunya juga akan bebicara peningkatan PAD” Ujar Dewi Coryati
Dewi Coryati juga mengatakan kegiatan yang diikuti oleh enam kelompok Qasidah yang berasal dari beberapa kecamatan ini akan mendapatkan bimbingan dari narasumber berskala Internasional Nyoman Suko Utomo dan Narasumber Lokal Pariyah
“Semoga nanti yang ikut dalam kegiatan nini bisa menyerap ilmu dari para barasumber dengan optimal sehingga kegiatan yang kita laksanakan tidak terkesan sia-sia kegiatan BISA” Ujar Dewi Coryati
Sementara itu, Asisten III Administrasi Umum Setda kaur Ir. Herwan, M.Si atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan Komisi X DPR RI yang telah menghadirkan gelaran BISA FEST Festival Musik Oasidah ini di bumi sease seijean
“Besar harapan saya bahwa gelaran event ini dapat menjadi wadah yang mampu mendorong eksistensi Pariwisata di Kabupaten Kaur khususnya melalui pengenalan dan pemeliharaan nilai seni dan budayan yang lahir dan berkembang di Kabupaten Kaur ini.” Ujar Asisten III
Asisten III menuturkan bahwa kehadiran seni dan budaya di suatu daerah membawa nilai jual keunikan tersendiri pada potensi pariwisata di daerah tersebut, Untuk itu nilai daya tarik potensi pariwisata di Kabupaten Kaur sendiri tidak bisa lepas dari kehadiran seni dan budaya yang telah melekat pada tradisi masyarakat sehingga diperlukan kegiatan atau momentum untuk menunjukkan eksistensi seni dan budaya Kaur sebagai salah satu pendorong angka kunjungan wisatawan
“Kabupaten Kaur tumbuh kuat salah satunya berkat dukungan kehadiran seni dan budayanya yang telah mengakar di tengah pergaulan masyarakat, Setidaknya ada lebih dari 30 item seni dan budaya khas yang hingga kini masih terus terjaga eksistensinya mulai dari seni tari, musik, pertunjukkan daerah, permainan rakyat, hingga berbagai tradisi adat yang jika dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik akan membawa daya tarik tersendiri pada industri pariwisata di Kabupaten Kaur” Kata Asisten III
Namun di sisi lain kami juga menyadari dengan banyaknya ragam seni dan budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Kaur, tentunya akan berat juga tugas untuk kami Pemerintah Daerah maupun masyarakat Kabupaten Kaur sendiri untuk dapat menjaga seni dan budayanya agar tctap eksis menunjukkan nilainya hingga masa yang akan datang, Sehingga penting bagi semua untuk tidak hanya menjaga namun juga mulai mendorong lahirnya baik kreasi maupun inovasi-inovasi baru terhadap seni budaya yang telah ada sehingga dapat tetap eksis di tengah perkembangan zaman untuk mendukung peningkatan daya tarik pariwisata daerah.
“Salah satunya adalah melalui kegiatan-kegiatan atau event yang mengangkat pertunjukkan seni dan budaya daerah seperti kegiatan “BISA FEST” yang pada kesempatan ini mengangkat seni Musik Oasidah sebagai tajuk utama dalam kegiatan ini” Tutur Asisten III
Asisten III berharap kepada seluruh peserta nantinya dapat terdorong untuk terus berkreativitas dan berinovasi dalam menjaga warisan budaya di Kabupaten Kaur karena daya tarik pariwisata tidak dapat dipisahkan dari keragaman khas seni budayanya. (094)
6.jpg)



1.png)

Facebook Comments