19.jpg)
Keterangan Gambar : Tim BPJN saat survey jalan desa Tanjung Aur Kecamatan Maje (Foto IST/ Doc. Bidang Bina Marga PUPR)
BPJN Survei Jalan Desa Tanjung Aur, Titik Terang Keluhan Warga
Maje, Kominfo- Keluhan warga Desa Tanjung Aur, Kecamatan Maje, terkait jalan rusak puluhan tahun, mulai menemukan titik terang. Tim dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu melakukan survei jalan di desa yang populer dengan sebutan “Aspal Merah”, Rabu (7/1/2026). Jalan ini diusulkan perbaikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2026.
tim BPJN didampingi Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kaur, Lendrianto, S.T.MH, dimana Tim melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan kondisi jalan dan menilai kelayakan desa tersebut menerima bantuan perbaikan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kaur, Guntur Akhiri, S.T., melalui Lendrianto, menjelaskan bahwa pengecekan lokasi oleh tim BPJN Bengkulu ini merupakan kunjungan kedua kalinya.
“Pada tahun 2025 yang lalu, juga pernah dilakukan pengecekan di Desa Tanjung Aur. Saat itu, Kabupaten Kaur sudah masuk prioritas penerima bantuan. Sayangnya, imbas dari efisiensi anggaran, bantuan tersebut harus tertunda. Kemudian di tahun 2026 ini, kembali dilakukan survei lokasi untuk memastikan perencanaan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan” jelas Lendrianto.
Lendrianto menambahkan terkait anggaran dan cakupan proyek usulan yang ajukan melalui Porposal di angka Rp15 miliar sampai dengan Rp17 miliar yang merupakan hasil penghitungan sementara untuk perbaikan 100 persen jalan dan pembangunan jembatan.
“Usulan bantuan pembangunan jalan ini sangat diharapkan oleh Kabupaten Kaur. Kalau dari dana APBD Kaur hanya Rp700 juta untuk tahun 2026, makanya kita ambil langkah lain usulan bantuan ke BPJN. Jumlah tersebut sangat sedikit dan hanya bisa memberikan perbaikan di beberapa titik saja” tegas Lendrianto.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Aur, Supriyadi, mengapresiasi upaya pemerintah Kabupaten Kaur dalam memperbaiki kondisi jalan di desanya. Ia bersama warga desa berharap agar pembangunan terealisasi dan dilaksanakan.
“Kami sangat berharap jalan kami dapat dibangun, kondisi saat ini sangat memprihatinkan. Semoga perbaikan jalan bisa segera terealisasi sehingga perekonomian desa meningkat dan akses warga menjadi lebih mudah” ujar Supriyadi singkat (top)



1.png)

Facebook Comments