Buka Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka, Ini Pesan Bupati

Keterangan Gambar : Foto Bersama Pengurus PGRI Kabupaten Kaur usai pembukaan Whorksop


Kominfo- Puncak HGN dan HUT PGRI  ke-77 PGRI Kabupaten Kaur mengelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka dengan mengangkat tema Platform Merdeka  Mengajar Dan Ruang Kolaborasi Mengajar Merdeka diikuti oleh sebanyak 280 orang guru se-Kabupaten Kaur, kegiatan yang di pusatkan di Gedung serbaguna ini di buka secara langsung oleh Bupati Kaur H. Lismidianto, SH, MH yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumari, M.Pd dan ketua PGRI Nasution Suhartoni, SE, Rabu (14/12/2022)

Dalam sambutannya Bupati kaur H. Lismidianto SH, MH menyampaikan ucapan selamat Hari Guru Nasional dan Selamat Hari Ulang Tahun Ke-77 Persatuan Guru Repubik Indonesia tahun 2022. di usia yang ke-77 ini, orang nomor satu di bumi se’ase seijean ini berharap PGRI dapat memberikan aksi nyata dengan besinergi bersama semua sektor dan elemen dalam hal memajukan pendidikan di indonesia khususnya memajukan pendidikan di kabupaten kaur yang

“ saya mengapresiasi dan terimakasih kepada jajaran panitia dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kaur, yang elah menyelenggarakan acara puncak HGN dan HUT PGRI berlangsung dengan hikmat dan meriah, namu permohonan maaf pada acara puncak tersebut, saya belum bisa hadir karena bertepatan dengan kegiatan lain yang tidak bisa diwakilkan” ujar Bupati

Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Kaur berkomitmen sungguh-sungguh agar pendidikan di Kabupaten Kaur dapat bersaing dengan daerah lain, mencetak dan melahirkan generasi yang unggul dan berkarakter. tentunya untuk mencapai tujuan tersbut dibutuhkan sinergitas dan bahu-membahu para guru dengan peran yang telah diamanatkan di pundak kita masing-masing,

“Sebagai guru bekerjalah selayaknya guru, sebagai pengawas  laksanakan tugas dengan baik, sebagai kepala sekolah laksanakan tugasmu sebagai manager dalam suatu lembaga karena maju dan tidaknya sekolah yang dipimpin adalah tergantung bagamana cara kepala sekolah memimpin” tegas Bupati

Di hadapan ratusan guru Bupati juga menyampaikan bahwa dalam undang-undang, guru dan dosen disebutkan bahwa guru adalah sebuah profesi, untuk itu hendaknya guru menyadari dan memahami arti penting dari makna profesi itu  sendiri, guru harus memiliki jiwa profesionalisme senantiasa mendorong dirinya untuk mewujudkan kerja-kerja yang profesional. Seseorang yang profesional akan senantiasa belajar dan mengupdate informasi, perkembengan ilmu pengetahuan dan tehknologi

“saya percaya dan apresiasi kepada bapak/ibu guru yang hadir hari ini adalah guru-guru yang profesional, guru yang handal dan guru yang diharapkan akan membawa perubahan dan inovasi dalam pembelajaran disekolahnya masing-masing” tutur Bupati

Bupati menambahkan Pemerintah Kabupaten Kaur akan senantiasa menaruh perhatian tinggi terhadap dunia pendidikan, alah satunya dengan telah di louncingnya program e-berkala, program tersebut adalah salah satu upaya agar pelayanan kepada para guru dan pns lainnya menjadi lebih mudah, efektif dan efesien, pembangunan infrastruktur pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan akan terus diupayakan dan perjuangkan demi kabupaten kaur yang lebih maju dan BERSERI.'

“Saya mengajak untuk selalu bersinergi dan berkolaborasi antar pemangku kepentingan agar tidak terjadi miskonsepsi tentang implementasi kurikulum merdeka, dan para guru untuk terus belajar dan berbagi mengenai implementasi kurikulum merdeka ini.” Ujar Bupati

Di Akhir Sambutannya Bupati berharap kedepan PGRI Kabupaten Kaur semakin solid dan terdepan dalam memajukan pendidikan di kabupaten paling ujung di Provinsi Bengkulu ini

Terpisah ketua PGRI Kabupaten Kaur Nasution Suhartoni, SE kepada media center mengatakan kegiatan yang dlaknsanakan hari ini merupakan puncak peringatan HGN dan HUT PGRI ke-77 yang sebelumnya di isi dengan kegiatan Upoacara, Jalan santai dan ditutup acara hari ini

“Alhamdulillah antusias para guruberpartisipasi dalm klegiatan ini cukup tinggi tercatat hampir 300 an guru bisa hadir, kegiatan ini berjalan dengan sukses berkat adanya dukungan dari stake holer teruma pemda kaur ” ujar Ketua PGRI

Ketua PGRI juga berharap dengan di selenggarakannya workshop implementasi kurikulum merdeka nantinya para guru   dengan Kurikulum Merdeka ini diharapkan dapat mewujudkan iklim belajar yang kondusif dan menonjolkan keinginan masing-masing tanpa diseragamkan.

 “Dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, jangan biarkan murid tertalu bebas, tetap diarahkan dan dibimbing sesuai dengan karakter, kompetensi, dan berdarsarkan kebutuhan masing-masing agar menjadi maksimal” Pungkasnya. (094)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.