Bupati Kaur Lantik Pengurus FKUB, Tegaskan Komitmen Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama

Keterangan Gambar : Bupati Kaur saat melantik Pengurus FKUB Kabupaten Kaur


Kominfo, Bintuhan-  Pemerintah Kabupaten Kaur terus memperkuat fondasi kerukunan antarumat beragama sebagai bagian dari upaya menciptakan stabilitas sosial dan menjaga harmonisasi kehidupan masyarakat. Komitmen itu kembali ditegaskan melalui pelantikan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kaur masa Bakti 2025 - 2030 yang secara resmi dilakukan oleh Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP dalam sebuah prosesi di aula salah satu hotel, Senin (1/12/2025)

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.PdI, jajaran Forkopimda, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaur, Ketua FKUB Provinsi Bengkulu Prof. Dr. Rohimin, M.Ag, Kepala OPD dan tokoh agama dari berbagai denominasi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Suasana berlangsung khidmat, menandai dimulainya era kepengurusan baru FKUB yang diharapkan mampu menjawab tantangan kerukunan di tengah dinamika sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP menyampaikan bahwa FKUB memiliki posisi yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga dan memperkuat kohesi sosial.

“FKUB adalah garda depan dalam membangun dialog antarumat beragama, merawat toleransi, serta memastikan kehidupan masyarakat berjalan dalam suasana yang damai dan harmonis. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh setiap program FKUB,” tegas Bupati.

Ia menambahkan, berbagai dinamika sosial belakangan ini menuntut hadirnya pengurus FKUB yang tidak hanya memiliki pemahaman lintas agama yang kuat, tetapi juga kemampuan mediasi, komunikasi, dan kepekaan terhadap persoalan di akar rumput.

Bupati juga berharap pengurus yang baru dilantik dapat menghadirkan inovasi dalam programnya. Ia menilai FKUB tidak lagi cukup bergerak dengan pola lama, melainkan harus responsif terhadap perkembangan zaman, termasuk mengoptimalkan teknologi informasi sebagai sarana edukasi dan dialog.

“Kita membutuhkan FKUB yang aktif bergerak di tengah masyarakat, mengedukasi, memberikan pencerahan, dan mampu menjadi penengah bila terjadi perbedaan. Sinergi dengan pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat harus terus diperkuat,” ujarnya.

Menurutnya, FKUB berperan penting bukan hanya dalam menjaga kerukunan, melainkan juga dalam mendukung pembangunan daerah. Stabilitas sosial merupakan prasyarat utama agar program pembangunan berjalan efektif dan keberlanjutan dapat terjaga.

Dengan dilantiknya pengurus baru, Bupati berharap FKUB dapat semakin aktif hadir di tengah masyarakat. Mulai dari kegiatan dialog lintas iman, mediasi potensi konflik, hingga penguatan pendidikan toleransi di lingkungan sekolah dan rumah ibadah.

Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan, baik secara administratif maupun fasilitasi kegiatan, agar program FKUB bisa berjalan optimal dan berdampak luas.

“Kerukunan tidak boleh hanya menjadi slogan. Ia harus hadir sebagai praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kaur. FKUB memiliki peran penting untuk memastikan hal itu,” tegas Bupati.

Bupati juga menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keharmonisan. Ia menyampaikan bahwa para tokoh agama dan tokoh masyarakat diharapkan dapat menjadi teladan dalam membangun komunikasi lintas iman yang sehat, produktif, dan penuh saling penghormatan.

“Tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki posisi strategis sebagai panutan. Kami berharap mereka terus menjadi contoh dalam merawat dialog lintas iman yang konstruktif, sehingga kerukunan dan toleransi benar-benar hidup di tengah masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati Kaur dalam kesempatan itu juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus FKUB yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat membawa semangat baru, menghadirkan terobosan, serta semakin memperkuat peran FKUB sebagai penjaga kerukunan di Kabupaten Kaur.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab,” ujar Bupati.

Tidak lupa, Bupati juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pengurus periode sebelumnya atas pengabdian, kontribusi, dan kerja keras mereka dalam menjaga keharmonisan kehidupan umat beragama di daerah.

“Kepada pengurus periode sebelumnya, saya sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Apa yang telah Bapak-Ibu lakukan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan kerja FKUB ke depan,” tambahnya.

Kegiatan pelantikan ditutup dengan pembacaan ikrar kerukunan oleh seluruh pengurus FKUB yang baru dilantik. Momen itu menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan kehidupan beragama di Kabupaten Kaur.

Selain prosesi pelantikan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan simbolis kendaraan operasional kepada FKUB Kabupaten Kaur sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat mobilitas dan efektivitas program kerja organisasi tersebut. kemudian dilanjutkan dengan Dialog Kebangsaan (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.