4.jpg)
Keterangan Gambar : Bupati Kaur saat memberikan arahan pada rapat Optimalisasi PAD di aula lantai tiga
Capaian PAD Belum Maksimal, Bupati Minta OPD Lebih Inovatif
Kominfo- Bupati Kaur H. Lismidianto, SH, MH meminta kepada OPD penarik PAD tetap harus bekerja maksimal dan lebih inovatif untuk mencapai target, menurutnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu modal keberhasilan dalam mencapai tujuan pembangunan daerah, Sebab, PAD menentukan kapasitas daerah dalam menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan, baik pelayanan publik, maupun pembangunan.
“Dalam meningkatkan PAD kita butuh inovasi, karena dengan memaksimalkan penerimaan PAD, maka secara otomotis berdampak terhadap peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kabupaten kaur” tegas Bupati saat memimpin Rapat Optimalisasi PAD di aula lantai tiga, Jum’at (9/12/2022)
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kaur hingga November 2022 ini tercatat baru terealisasi 93,73 persen. Bahkan masih ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) capainnya masih dibawah 50 persen. Baru enam dari 15 OPD yang target capaian PADnya sudah diatas 100 persen.
“Melihat Realisasi PAD saat ini, Kita tekankan OPD penarik PAD tetap bekerja maksimal, bekerjalag sesuai tupoksi, tetap bergerak untuk mencapai target OPD ini dan berinovasi untuk meningkatkan pendapatan. Kebutuhan daerah kita banyak, maka pendapatan kita dorong meningkat,” kata Bupati
Sementara itu, Sekda kaur Dr. Drs Ersan Syahfiri, MM yang juga hadir dalam kegiatan tersebut meminta kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kaur melalui bidang pendapatan untuk memetakan kembali poten-potensi yang ada semaksimal mungkin di OPD penarik PAD
“Jangan sampai potensi yang tidak ada menjadi ada, tapi jangan potensi yang ada tidak tergali” tegas Sekda
Sekda juga menambahkan untuk OPD yang sudah over target jangan berpuas diri, namun gali lagi potensi PAD yang ada, dan bila perlu lebih ditingkatkan lagi besaran PADnya, karena semua muaranya tetap pada pembangunan
“kepada OPD teknis segera petakan kembali dengan menggali potensi pajak dan retribusi, baik yang telah ada maupun sumber baru, seperti pajak air tanah, pajak Toko retail (Indomaret, Alfamart) dan pajak burung walet silahkan di kaji lagi” terang Sekda
Sekda juga meminta kepada OPD yang capaiannya masih dibawah 50 persen bahkan yang masih nol untuk lebih giat lagi, Dalam penarik pajak bila perlu libatkan penegak perda yaitu Satpol PP untuk turun bersama, jangan menugaskan pegawai yang masih honorer. (094)



1.png)

Facebook Comments