Dukung Pertumbuhan Investasi, DPMPTSP Gelar FGD RUPM

Keterangan Gambar : Foto Bersama Usai FGD RUPMD


Kominfo- Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu  mengadakan Forum Group Discussion (FGD) Rencana Umum Penanaman Modal Daerah (RUPMD) Kabupaten Kaur, Jum'at (11/11/2022) di aula Lantai tiga setda kaur

Wakil Bupati Kaur Herlian Muchrim, ST yang membuka kegiatan tersebut dalam arahannya mengatakan di Kabupaten Kaur peluang-peluang investasi sangatlah banyak dengan potensi daerah yang beragam, tetapi masih banyak peluang yang belum terbaca bahkan pemanfaatan yang belum maksimal, melihat kondisi ini, maka diperlukan peran penting pemerintah untuk menginventaris potensi dan peluang tersebut, agar nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Untuk mengetahui potensi itu kita harus mengidentifikasi  potensi pengembangan dan kondisi penanaman modal serta mengidentifikasi isu-isu strategis yang berkaitan dengan penanaman modal di kabupaten kaur, peran pemerintah harus bisa saling bekerja sama untuk menghasilkan rumusan sebagai landasan menyusun strategi arah kebijakan penanaman modal secara terarah, efektif, efisien dan terpadu dalam mendorong terwujudnya visi-misi, tujuan dan sasaran penanaman modal dan meningkatkan investasi yang berujung pada peningkatan ekonomi daerah dan nasional” Ujar Wakil Bupati  

Wabup juga menyampaikan FGD ini sangat penting sebab Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) merupakan dokumen perencanaan jangka panjang yang didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2012 tentang Rencana Umum Penanaman Modal. Perpres ini menegaskan bahwa RUPM mempunyai fungsi yang dapat mensinergikan dan mengoperasionalisasikan seluruh kepentingan sektoral terkait, agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penetapan prioritas sektor-sektor yang akan dipromosikan/ditawarkan kepada investor.

Oleh karena itu kata dia, penyusunan naskah akademis RUPMD diperlukan pemikiran bersama untuk merumuskan kebijakan, arah dan strategi penanaman modal Kabupaten Kaur kedepan dengan demikian dokumen RUPMD diharapkan dapat menjadi panduan dalam penyelenggaran penanaman modal serta dokumen yang mampu menterjemahkan bahasa kebijakan, rencana dan program yang ada dalam RPJMD Kabupaten Kaur sehingga menjadi dokumen yang dapat mendukung kesuksesan pembangunan daerah dalam 5 (lima) tahun ke depan di bidang penanaman modal.

“Untuk itu saya mengharapkan agar proses penyusunan RUPMD dilakukan dengan serius dan sungguh sungguh. Kepada pimpinan atau pejabat teknis dari perwakilan OPD, Saya harapkan dapat berkontribusi dengan baik sehingga kegiatan Focus Group Discussion (FGD) ini dapat menghasilkan masukan-masukan yang bermanfaat bagi pembangunan kabupaten Kaur terutama dalam penyelenggaraan kegiatan penanaman modal,” harap Wabup

Sementra itu Kepala dinas DPMPTSP, Saryoto, S.Sos, M.Ling dalam laporannya mengatakan kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk mensinergikan dalam mengoperasionalisasikan seluruh kepentingan sektoral terkait sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam penetapan prioritas sektor yang akan dikembangkan dan dipromosikan melalui kegiatan penanaman modal.

Untuk menyusun RUPM tersebut, lanjut Saryoto Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kaur dan tim penyusunan RUPM dari Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Bengkulu menginisiasi acara focus group discussion (FGD) penyusunan rencana umum penanaman modal daerah kabupaten kaur.

Saryoto berharap, dengan FGD RUPM ini, dapat dijaring masukan dan informasi dari pihak stakeholder yang ada di Kabupaten Kaur, sehingga dalam FGD susulan akan dihasilkan formula yang dapat dituangkan ke dalam Perda ataupun Perbup. (094)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.