Dukung Sumatera Go Digital Dengan TP2DD
Kominfo- Asisten II Arsal Adelin, MPd yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan persandian M. Jarnawi, M.Pd dan sekretaris dinas Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Hayan Wianto, SE mengikuti Sosialisasi Evaluasi Kinerja (Championship)TP2DD Tahun 2022 Se sumatera yang diselenggarakan oleh Kementerian Bidang Koordinator Perekonomian melalui Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Secara Daring, Jum’at (22/4/2022)
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumetara Utara Dodi Zulverdi yang memberikan sambutan pada kegiatan ntersebut menyampaikan perluasan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah dilakukan dengan adanya Keppres nomor 3 tahun 2021 dalam rangka implementasi dari program TP2DD
“Pemerintah daerah baik pada level provinsi maupun pada level kabupaten kota telah diminta untuk membentuk TP2DD, melalui program ini diharapkan seluruh potensi penerimaan bisa dioptimalkan serta juga mewujudkan tata kelola keuangan Pemda, terutama melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi pembayaran digital” Ujar Dodi
Dodi Menambahkan bahwa implementasi elektronitifikasi transaksi pemerintah daerah ini juga menjadi salah satu indikator dalam roadmap pengembangan smart city di mana dengan data transaksi keuangan yang terekam secara elektronik ini dapat mendukung perumusan kebijakan karena data menjadi lebih terekam dengan baik dan yang kita harapkan juga masyarakat di seluruh daerah yang dapat menjadi lebih terbiasa dan dalam memanfaatkan teknologi ini
“Sebagai informasi hingga 31 Desember 2021 seluruh Pemda se-sumatera atau sebanyak 164 pemda dan telah membentuk TP2DD” tambah Dodi
Masih Menurut Dodi, indeks elektronifikasi transaksi pemerintah daerah Sumatera yang sepanjang 2001 antara Q4 dibandingkan dan Q1 2021 jumlah Pemda yang berstatus verifikasinya berstatus maju dan digital itu meningkat signifikan dibandingkan dengan turunan 1 tahun lalu jumlah Pemda dengan status digital itu meningkat hampir 3 kali lipat dari 21 Pemda menjadi 61 Pemda
“kita sangat berharap ya sedangkan peningkatan jumlah Pemda dengan status yang digital ini supaya kita melakukan perluasan digitalisasi masih keluarga dapat kita tingkatkan meski kami juga sudah mengamati juga data-data lebih detil tidak berarti kemudian itu sudah optimal karena meski secara ketersediaan kanal-kanal” terang Dodi
Dodi Berharap diharapkan seluruh Pemda baik kota maupun kabupaten dan juga provinsi dapat semakin memperluas percepatan difikasi di daerah masing-masing selain itu juga melalui sosialisasi ini diharapkan mampu mendorong Pemda untuk mengoptimalkan penilaian kinerja dalam konteks yang kini dalam aspek proses output dan juga melalui penyelenggaraan festival di level meeting ataupun rapat koordinasi
Sementara itu Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Dr. Iskandar Simorangkir, S.E., MA dalam Keynote Speaker mengatakan peranan digitalisasi menjadi penting karena kita dihadapi kepada ketidakpastian global yang saat ini bahkan terjadi eskalasi, salah satunya tentunya covid 19 yang belum reda dengan Variannya, belum lagi karena disisi supply dalam mata rantai pasokan global
“kita bercermin kepada negara-negara lain ekonomi kita itu jauh lebih baik kita bisa tumbuh 5,02% di tahun 2021 setelah secara keseluruhan kita tumbuh 3,609% setelah tahun lalu 2020 hanya tubuh kita mengalami kontraksi minus 2,07% ini merupakan prestasi yang luar biasa” Ujar Iskandar
Iskandar menambahkan pemerintah memperkirakan pertumbuhan di tahun 2022 ini di tengah tantangan yang banyak tadi bisa tumbuh 5,2 % salah satu faktornya adalah karena membuka ekonomi dengan memberikan kelonggaranm mudik, membuka kembali ekonomi mudik ini bisa 15 sampai 20%. (tp)
.jpg)



1.png)

Facebook Comments