Penangan Kemiskinan Terintregrasi, Pemda Kaur Segera Luncurkan Aplikasi Seijean
Kominfo- Sebagai bentuk upaya menurunkan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian mengelar Focus Group Discussion (FGD) Sistem Informasi Kemisikinan Terintegritasi/ Aplikasi Seijean bersama Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Jumat (21/07/2023) di ruang Comand Center
Kegiatan yang juga diikuti oleh beberapa OPD terkait dan Mahasiswa UMB ini dibuka secara langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kastilon Sirad, S.Sos
Kepala Dinas Kominfotiksandi Kabupaten Kaur M. Jarnawi, M.Pd mengatakan kegiatan ini berfokus pada penanganan kemiskinan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Kaur, sekaligus menghimbau bahwa pertemuan ini sebagai wahana bersama seluruh OPD agar berkomitmen dalam penginputan data dan saling kerja sama.
"Tujuannya adalah agar data kemiskinan yang valid, sehingga penanggulangan kemiskinan yang ada saat ini bisa maksimal dan tepat sasaran, disinilah kami berharap setiap Dinas memiliki peran untuk saling kolaborasi untuk penanganan kemiskinan ini" Ujar M. Jarnawi
Asisten II Bidang Perkonomi dam Pembangunan Kastilon Sirad, S.Sos mengatakan FGD yang dilaksanakan ini sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Kaur untuk mengentaskan kemiskinan dan penurunan Stunting di bumi se’ase seijean
Dirinya berharap Aplikasi Seijean ini bisa membantu dan memudahkan Kabupaten kaur dalam melakukan pendataan sebagai upaya pengentasan kemiskinan dan juga penurunan angka stunting
Ditempat yang sama, Ketua Tim Matching Fund 2023 Universitas Muhammadiyah Bengkulu Eka Sahputra, M.Kom mengatakan pengembangan Aplikasi Seijean ini merupakan bantuan dari Kemendikbudristek RI terkait kontribusi perguruan tinggi untuk kemajuan daerah
“Kami akan mengembangkan sistem Informasi kemiskinan Terintegritasi, karena selama ini data tersebut didapatkan atau hanya dimiliki oleh masing-masing opd terkait” Ujar Eka
Eka menuturkan Aplikasi seijean memiliki keunggulan yang bisa mendeteksi apabila nantinya ditemukan nama dan NIK yang sama dan berpengaruh dalam pengambilan kebijakan oleh kepala daerah
“nantinya juga ada fitur sebaran angka kemiskinan di setiap kecamatan yang dilengkapi dengan kotak aduan yang bisa langsung diketuai pimpinan daerah selaku pengambil kebijakan” terang Eka
Eka mengaku akan meluncurkan Aplikasi yang diberi nama seijean ini di tahun 2023 (094)
6.jpg)



1.png)

Facebook Comments