Peserta Jamda Bengkulu VII Dilatih Ilmu Jurnalistik dan Broadcasting

Keterangan Gambar : peserta jamda saat mengikuti pelatihan jurnalistik ( Foto : Ritha)


Bintuhan, Kominfo- Peserta Jambore Daerah (Jamda) Bengkulu VII terus dibekali berbagai keterampilan penunjang pembentukan karakter dan kecakapan hidup. Salah satunya melalui pelatihan jurnalistik dan broadcasting, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Jamda Bengkulu VII.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Bumi Perkemahan Pitaran, Kabupaten Kaur, dan diikuti dengan antusias oleh para peserta dari kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu. Dalam pelatihan jurnalistik, peserta mendapatkan materi dasar penulisan berita, teknik wawancara, serta etika jurnalistik, sementara pada sesi broadcasting peserta dikenalkan pada teknik penyampaian informasi dan komunikasi publik yang efektif.

Pelatihan jurnalistik ini menghadirkan Rohil Minata, jurnalis RRI Bintuhan, sebagai narasumber. Ia membagikan pengalaman praktis di dunia jurnalistik sekaligus memberikan pemahaman kepada peserta tentang pentingnya menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

“Pramuka memiliki potensi besar untuk menjadi penyampai informasi yang positif di lingkungannya. Dengan bekal jurnalistik, adik-adik bisa belajar menulis dan menyampaikan fakta secara jujur serta menghindari penyebaran informasi yang tidak benar” ungkap Rohil Minata di hadapan peserta.

Rohil Minata menjelaskan bahwa dalam pelatihan jurnalistik ini para peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai kegiatan praktis. Peserta dibekali teknik dasar penulisan berita dengan pendekatan 5W+1H, penulisan artikel dan feature sesuai kaidah jurnalistik, serta praktik langsung di lapangan.

“Peserta kami ajak menulis berita secara langsung, mulai dari mengumpulkan informasi, melakukan wawancara dengan narasumber seperti peserta, pembina, maupun panitia, hingga menyajikan fakta secara jelas, akurat, dan bertanggung jawab” kata Rohil.

Menurutnya, metode praktik lapangan tersebut bertujuan agar peserta tidak hanya memahami konsep jurnalistik, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan menulis dan mengolah informasi secara benar dalam situasi nyata, sekaligus menanamkan etika jurnalistik sejak dini.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, para peserta Jamda Bengkulu VII mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, organisasi, maupun masyarakat, serta menjadi Pramuka yang cakap, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.