Peserta Jamda Bengkulu VII Disuguhi Ragam Kesenian Daerah dan Jumpa Tokoh Kabupaten Kaur

Keterangan Gambar : Para peserta saat menaykasikan pentas seni budaya (Foto : Andre)


Bintuhan, Kominfo- Peserta  Jambore Daerah (Jamda) Bengkulu VII disuguhi beragam kesenian tradisional khas Kabupaten Kaur dalam kegiatan Jumpa Tokoh dan Pentas Seni, yang menjadi salah satu rangkaian agenda budaya dan edukatif selama pelaksanaan Jamda. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana pengenalan serta pelestarian budaya lokal kepada generasi muda Pramuka.

Dalam pentas seni tersebut, peserta Jamda disuguhkan penampilan kesenian Mainangan, Tari Dewa Sembian, serta kesenian Meringit yang ditampilkan dengan penuh penghayatan. Ragam pertunjukan ini mencerminkan kekayaan seni dan budaya Kabupaten Kaur yang sarat nilai filosofi, sejarah, serta kearifan lokal.

Meski kegiatan berlangsung dalam kondisi hujan gerimis, antusiasme peserta tetap tinggi. Para Pramuka tampak bertahan hingga akhir acara dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, mencerminkan kedisiplinan serta kecintaan mereka terhadap kegiatan kepramukaan dan budaya daerah.

Rangkaian pentas seni kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Jumpa Tokoh. Dalam sesi ini, Dr. H. Sidarmin Tetap, M.Pd hadir menyapa dan berdialog langsung dengan para peserta Jamda. Ia memberikan motivasi serta berbagi pengalaman, khususnya terkait pentingnya pendidikan, pembentukan karakter, dan peran generasi muda dalam menjaga persatuan serta membangun daerah.

Kehadiran tokoh inspiratif tersebut disambut antusias oleh peserta, yang aktif menyimak dan mengikuti jalannya dialog. Sesi Jumpa Tokoh ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar, jiwa kepemimpinan, serta rasa percaya diri para Pramuka sebagai generasi penerus bangsa.

Wakil Ketua Bina Muda, Eri Yulian Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan Jumpa Tokoh dan Pentas Seni memiliki nilai strategis dalam proses pembinaan Pramuka, khususnya bagi peserta usia muda.

“Kegiatan ini kami rancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran karakter. Melalui pentas seni, peserta dikenalkan pada kekayaan budaya lokal, sementara melalui Jumpa Tokoh mereka mendapatkan inspirasi, motivasi, serta teladan kepemimpinan yang sangat penting dalam proses pembinaan Pramuka,” ujarnya, Sabtu (13/12/2025) saat dikonfirmasi media center

Eri menambahkan, pengenalan budaya daerah dalam rangkaian Jamda Bengkulu VII merupakan bagian dari upaya menanamkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap identitas lokal sejak dini.

“Kami berharap para peserta tidak hanya menikmati pertunjukan, tetapi juga memahami makna dan nilai yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, kecintaan terhadap budaya lokal akan tumbuh dan terus terjaga” tambahnya. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.