15.jpg)
Keterangan Gambar : Foto bersama pengurus Persatuan Warga Kabupaten Kaur (PWKK) Jabodetabek bersama jajaran OPD Kabupaten Kaur pada kegiatan bakti sosial di Bumi Se’ase Seijean.
PWKK Jabodetabek Pulang Kampung, Tebar Kepedulian Lewat Bakti Sosial
Bintuhan, Kominfo- Persatuan Warga Kabupaten Kaur (PWKK) Jabodetabek menggelar kegiatan bakti sosial di Bumi Se’ase Seijean, sebagai wujud kepedulian sosial serta komitmen mempererat tali silaturahmi antara warga Kaur di perantauan dengan masyarakat di daerah asal, Jum'at (19/12/2025) di gedung serbaguna padang kempas
Kegiatan bakti sosial ini diisi dengan berbagai kegiatan mulai dengan pengobatan gratis, Penyerahan bantuan alat sekiolah untguk anak kurang mampu yang tersebar di 15 kecamatan dan pemberian bantuan musaf Al quran. Melalui kegiatan tersebut, PWKK Jabodetabek menunjukkan peran aktif organisasi dalam menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial.
Ketua Umum PWKK (Persatuan Warga Kabupaten Kaur) Jabodetabek Laksamana Pertama TNI (Purn.) Dr. Taufik Arief, S.T., M.M., M.Tr. (Han)., CHRMP., CSBA menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari agenda rutin organisasi setiap tahun dan telah memasuki tahun ke-5 pelaksanaan yang bertujuan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus untuk memperkuat rasa kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antara warga Kaur yang berada di wilayah Jabodetabek dengan keluarga serta masyarakat yang ada di dusun laman atau kampung halaman
“Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi bentuk kontribusi PWKK Jabodetabek kepada Kabupaten Kaur, meskipun dalam skala yang sederhana. Melalui kegiatan ini, PWKK menegaskan bahwa di mana pun berada, para perantau tetap memiliki ikatan batin dan rasa memiliki sebagai warga Kabupaten Kaur” Ungkap Ketua PWKK Jabodetabek
Selaku Ketua Umum Persatuan Warga Kabupaten Kaur (PWKK) Jabodetabek, Laksamana Pertama TNI (Purn.) Dr. Taufik Arief, S.T., M.M., M.Tr. (Han)., CHRMP., CSBA mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk turut berkontribusi dalam membangun Kabupaten Kaur, meskipun berada di perantauan, khususnya dari Jakarta dan sekitarnya.
“kami juga telah berupaya membawa investor untukdapat berinvestasi ke Kabupaten Kaur dan mendorong komunikasi dengan kementerian terkait agar dapat berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah” ujarnya.
Ditambahkan Ketum PWKK, Untuk pelaksanaan bakti sosial ini, PWKK Jabodetabek telah menyusun sekitar tujuh agenda kegiatan. diantaranya pengobatan gratis, santunan pendidikan bagi anak sekolah yang tersebar di 15 kecamatan dengan total 150 paket bantuan, penyerahan bantuan mushaf Al-Qur’an dan Iqra bagi majelis taklim dan TPA sebanyak 800 eksemplar, serta kegiatan jalan sehat.
Selain itu, masih terdapat beberapa program kegiatan sosial lainnya yang dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian bakti sosial PWKK Jabodetabek di Kabupaten Kaur.
Sementara itu, Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.PdI yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh warga Kaur di perantauan Jabodetabek yang tergabung dalam Persatuan Warga Kabupaten Kaur (PWKK), yang kembali ke dusun atau kampung halaman untuk memberikan kontribusi melalui kegiatan bakti sosial.
Menurut Wakil Bupati, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian nyata terhadap masyarakat, sekaligus menjadi sarana pengingat akan ikatan emosional dan tanggung jawab moral terhadap kampung halaman.
“Kami mengapresiasi warga Kaur di perantauan yang tergabung dalam PWKK Jabodetabek dan kembali ke kampung halaman untuk berbagi melalui kegiatan bakti sosial. Ini merupakan bentuk perhatian sekaligus pengingat bahwa kampung halaman tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan” ujar Wakil Bupati Kaur.
Wakil Bupati Kaur berharap kegiatan yang dilaksanakan oleh Persatuan Warga Kabupaten Kaur (PWKK) ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kaur, sekaligus menjadi sarana untuk menjaga dan mempererat tali silaturahmi agar tidak terputus hingga ke anak, cucu, dan generasi yang akan datang.
“Melalui kegiatan seperti ini, nilai kebersamaan dan identitas daerah dapat terus diwariskan, sehingga generasi penerus tetap mengenal jati diri sebagai orang Kaur serta selalu mengingat dan mencintai kampung halaman” Tandas Wabup (top)



1.png)

Facebook Comments