Targetkan Nol Persen Pada 2024  Kemiskinan Ekstrem

Keterangan Gambar : Wakil Bupati kaur saat memberikan arahan pada Join Assesment Workshop Inovasi Program Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di gedung BDC


Kominfo- Sebagai salah satu daerah yang menyandang urutan kedua dalam kemiskinan ekstrem di Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Bappeda Litbang menggelar Join Assesment Workshop Inovasi Program Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Di Kabupaten Kaur, kegiatan yang dikuti oleh OPD terkait, BPJS Kesehatan, BPS, Baznas dan ketua APDESI dari 15 kecamatan ini dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Kaur Herlian Muchrim, ST, Selasa (13/9/2022) di Gedung Bussines Development Center (BDC) Pondok Pusaka

Dalam arahannya Wakil Bupati Kaur mengatakan bahwa Join Assesment Workshop Inovasi Program Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Kaur ini adalah kegiatan untuk merumuskan strategi pembangunan daerah. Yaitu strategi pembangunan untuk mewujudkan visi Kabupaten Kaur, yakni terwujudnya kabupaten kaur yang Bersih, Sejahtera, Energik Dan Religius ( Berseri ) dengan pemerintahan profesional dan berkeadilan.

“untuk mewujudkan visi tersebut seluruh pemangku kepentingan dalam hal ini OPD untuk bersinergi dengan stakehorder lain seperti Baznas, BUMN, pemerintah desa. dan jajaran lainnya termasuk sektor swasta saya minta bekerja keras. mulai dari merancang rencana kegiatan sampai pelaksanaan hingga pelaporannya” Ujar Pria yang biasa disapa Uda Heri ini

Dalam kesempatan tersebut Wabup  secara khusus mengharapkan agar fokus perhatian lebih di arahkan pada penanganan persoalan kemiskinan, lebih lagi terhadap kemiskinan ekstrem, sebagaimana perintah Presiden Joko Widodo melalui instruksinya dalam Impres Nomor : 04 Tahun 2022 yang kemudian di tindaklanjuti dengan Kepmenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK ) Nomor : 30 Tahun 2022 yang intinya memerintahkan 22 kementerian lembaga bersama-sama Pemerintahan Provinsi dan Pemerintahan Kab/Kota untuk membereskan persoalan kemiskinan utamanya kemiskinan ekstrem ini dengan target di tahun 2024 sudah harus nol setidaknya mendekati nol.

Dalam kesempatan itu juga Wabup meminta  kepada Bappeda dan Litbang Kabupaten Kaur untuk dapat melakukan konvergensi yaitu mengkoordinir dan mengintegrasikan program kegiatan yang tepat sasaran sehingga anggaran yang kita alokasikan nantinya tidak terbuang percuma

“Kawal secara ketat mulai dari perancanaan, pelaksanaan hingga pelaporan inovasi  program kegiatan percepatan penanggulangan kemiskinan Ekstrem ini” tutup Wabup. (094)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.