Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi, Kodim 0408/BSK Bersama BPBD Gelar Simulasi

Keterangan Gambar : Foto Bersama sebelum pelaksanaan simulasi


Tanjung Kemuning, Kominfo- Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, Komando Distrik Militer (Kodim) 0408/Bengkulu Selatan–Kaur (BSK) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Stake holder lainnya menggelar simulasi penanganan bencana gempa bumi. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Desa Tanjung Kemuning I, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, Kamis (8/1/2026) dengan melibatkan masyarakat sekitar.

Simulasi tersebut diikuti oleh unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Taruna Siaga Bencana (Tagana), tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan, serta relawan kebencanaan, yang bersinergi dalam satu skenario penanganan bencana terpadu.

Rangkaian kegiatan simulasi diawali dengan apel konsolidasi yang dipimpin langsung oleh Dandim 0408/BSK Letkol Inf Angga Anugra, S.H., M.IP

Dalam arahannya, Dandim menekankan kepada seluruh peserta agar melaksanakan simulasi dengan serius seperti kondisi nyata, guna menguji kesiapan personel, peralatan, serta memperkuat koordinasi dan komunikasi lintas sektor.

“Simulasi ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh seolah-olah kita sedang menghadapi kondisi bencana yang sebenarnya. Ini penting untuk menguji kesiapan peralatan, melatih koordinasi dan komunikasi, serta memastikan seluruh unsur mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi” tegas Dandim.

Dandim juga menambahkan bahwa kesiapsiagaan dan sinergitas antarinstansi merupakan kunci utama dalam menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya di wilayah yang memiliki kerawanan gempa bumi.

Ditempat yang sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kaur melalui Kepala Bidang Kedaruratan, Yanto, S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan simulasi ini diinisiasi oleh Kodim 0408/BSK sebagai bentuk kepedulian dan dukungan TNI terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana.

Menurutnya, simulasi ini menjadi sarana peningkatan kemampuan dan keterampilan personel dalam merespons situasi darurat, termasuk praktik penanganan dan evakuasi korban bencana, sehingga saat terjadi bencana sesungguhnya seluruh unsur sudah siap dan memahami tugas masing-masing.

Dalam pelaksanaan simulasi, Ungkap Yanto, peserta mempraktikkan berbagai tahapan penanganan bencana, mulai dari prosedur penyelamatan diri saat gempa bumi, evakuasi warga ke titik kumpul yang aman, penanganan korban luka, hingga pendirian posko tanggap darurat. Dinas Sosial turut memeragakan penyaluran bantuan logistik, pembukaan dapur umum, serta layanan pendampingan psikososial bagi korban terdampak.

“Masyarakat Desa Tanjung Kemuning I dan sekitarnya tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain praktik lapangan, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya kesiapsiagaan keluarga, seperti menyiapkan tas siaga bencana, mengenali jalur evakuasi, serta tetap tenang dan mengikuti arahan petugas saat bencana terjadi” Tambah Yanto

Yanto juga mengungkapkan bahwa kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan di Kecamatan Kaur Tengah dan Kecamatan Kaur Selatan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana di seluruh wilayah Kabupaten Kaur.

Melalui kegiatan ini, Yanto berharap kesadaran dan kesiapan masyarakat terhadap ancaman bencana gempa bumi semakin meningkat. Sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan Kabupaten Kaur yang tangguh dan siap menghadapi bencana. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.