Wakil Bupati Kaur Hadiri Zikir Akbar Nasional di Bengkulu Selatan
Kominfo- Wakil Bupati Kaur Herlian Muchrim, ST menghadiri Zikir Akbar Nasional (ZAN) yang digelar oleh Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqoh Naqsabandiyah Indonesia, Sabtu (5/11/2022) lapangan kantor Bupati Bengkulu Selatan (BS),
Kagiatan yang dihadiri Ribuan peserta Zikir Akbar Nasional (ZAN) dari berbagai daerahm ini juga di hadiri Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.M.A., Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi SE MM, dan para pejabat di lingkungan Provinsi dan kabupaen bengkulu selatan , para pemuka agama serta dari unsur lapisan masyarakat, dipimpin langsung Ketua DPP Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqoh Naqsabandiyah Indonesia Imam Sidad Fisabillilah asuhan Buya Syekh Muhammad Rasyid Syah Fandy.
Dilansir dari mediacenter.bengkuluselatankab.go.id Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada para peserta zikir yang hadir dari berbgai provinsi dibelahan tanah air.
“Terimakasih kepada bapak ibu peserta zikir yang datang dari Kalimantan, Sulawesi, Pulau Jawa, Sumatera dan sekitarnya tanpa terkecuali,” kata Bupati Bengkulu Selatan
Pada kesempatan tersebut, dihadapan ribuan peserta Zikir bupati Gusnan Mulyadi menyampaikan visi Bengkulu Selatan Emas dengan landasan cinta BS.
Kepada peserta ZAN Bupati Gusnan Mulyadi menyampaikan permohonan maafnya jika dalam penyambutan kurang berkenan dihati para peserta.
“Saya sampaikam permohonan maaf kami jika dalam penyambutan masih banyak kekurangan. Mudah-mudahan kekurangan ini dapat kami perbaiki untuk kedepannya,” Pungkas Bupati Bengkulu Selatan.
Ketua Panitia ZAN, Dempo Xler menjelaskan, ZAN digelar dalam rangka menyongsong takdir peradaban "Indonesia Emas" 2045.
"Indonesia Emas 2045, kita harus bangkit 2030 dan berjaya 2032. Tahun 2023 dan 2024 menuju pemantapan," kata Dempo
Selain itu, terang Dempo, ZAN ini mendoakan Indonesia agar bisa kuat bertahan menghadapi sejumlah ancaman di masa mendatang seperti potensi resesi ekonomi global 2023, persoalan perubahan iklim, bencana alam, keadilan hukum, budaya, sosial, juga isu energi terbarukan.(094/dari berbagai Sumber)




1.png)

Facebook Comments